Program Pelatihan Relawan Konselor untuk Isu Sosial, Perdamaian, Gender & Kesehatan Mental
Counselor for Peace merupakan program pelatihan relawan konselor yang diinisiasi oleh Yayasan Sobat Konseling Insan Indonesia. Program ini dirancang untuk membekali para relawan dengan wawasan kebhinekaan serta nilai-nilai perdamaian, sehingga mereka mampu berperan aktif dalam mencegah budaya konflik dan kekerasan di masyarakat melalui pendekatan konseling.
Program intensif yang membentuk relawan konselor yang kompeten, empatis, dan siap menghadapi tantangan kesehatan mental generasi muda.
Mahasiswa BK/Psikologi dan masyarakat umum yang memiliki passion dalam bidang konseling dan kesehatan mental.
3 bulan pembelajaran intensif (12 14 minggu) dengan kombinasi teori dan praktik yang seimbang.
Membentuk relawan konselor yang kompeten dalam menangani isu sosial, perdamaian, dan kesehatan mental.
Perjalanan komprehensif dari pemula hingga konselor relawan yang siap bertugas.
Memahami nilai-nilai kerelawanan, etika konseling, dan komitmen sebagai agent of change.
Teknik mendengarkan aktif, empati, refleksi, dan keterampilan komunikasi konseling.
Pemahaman dasar kesehatan mental, mengenali tanda-tanda, dan mengurangi stigma.
Memahami perspektif gender, resolusi konflik, dan isu-isu sosial kontemporer.
Digital literacy, komunikasi lintas generasi, dan memahami karakteristik Gen Z.
Batasan profesional, keamanan digital, dan protokol penanganan krisis.
Fase final dengan praktik langsung, supervisi, studi kasus nyata, dan integrasi seluruh kompetensi yang telah dipelajari.
Metode pembelajaran modern yang dirancang khusus untuk Gen Z – engaging, interaktif, dan aplikatif.
Video, podcast & reels bite-sized
Simulasi & game dilemma interaktif
Kasus nyata relevan Gen Z
Refleksi diri & insight personal
Belajar bersama dalam grup
Dengarkan pengalaman transformatif dari para alumni yang telah menyelesaikan program CFP.
"Program ini benar-benar membuka mata saya tentang pentingnya mendengarkan dengan empati. Sekarang saya lebih percaya diri membantu teman-teman yang butuh dukungan mental health."
Mahasiswa Psikologi, Angkatan 2023
"Metode pembelajarannya engaging banget! Roleplay dan studi kasus Gen Z bikin aku paham bagaimana handle situasi nyata. Komunitasnya juga supportive."
Relawan Konseling, Angkatan 2023
"Saya belajar banyak tentang boundaries dan self-care. Program ini tidak hanya mengajarkan cara membantu orang lain, tapi juga menjaga kesehatan mental diri sendiri."
Mahasiswa BK, Angkatan 2024
Lihat momen-momen berharga selama program pelatihan berlangsung.
Workshop Empati
Sesi Roleplay
Studi Kasus
Sertifikasi
Self-Care Session
Peer Support
Praktik Lapangan
Graduation Day
Temukan jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan tentang program CFP.
Menciptakan ruang aman dan nyaman bagi klien untuk berbagi cerita.
Keterampilan active listening dan respons empatik yang mendalam.
Menangani sesi konseling dasar baik secara tatap muka maupun digital.
Mengenali batas kompetensi dan merujuk ke profesional yang tepat.
Mempertahankan standar etika dan batasan profesional yang tepat.
Strategi menjaga kesehatan mental diri sendiri sebagai helper.
Pastikan kamu memenuhi persyaratan berikut untuk bergabung dengan Program Counselor for Peace.
Proses seleksi relawan dilakukan secara sederhana dan transparan dengan tahapan berikut.
Calon peserta mengisi formulir pendaftaran Google Form sesuai dengan data yang diminta.
Panitia melakukan pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian data pendaftaran dengan syarat dan kriteria peserta.
Panitia menilai jawaban peserta terkait motivasi, minat, dan komitmen mengikuti program.
Peserta yang lolos seleksi akan dihubungi melalui WhatsApp atau email resmi panitia.
Peserta terpilih melakukan konfirmasi keikutsertaan sesuai batas waktu yang ditentukan.
Panitia menetapkan daftar peserta final Program Counselor for Peace.
Panitia berhak menentukan kelulusan peserta berdasarkan hasil seleksi dan kuota yang tersedia.
Bergabunglah dengan komunitas konselor relawan yang peduli pada kesehatan mental dan perdamaian.
Daftar Sekarang